![]() |
| Tanjung Ringgit yang aduhai |
Sabtu, 27 November 2010
Tanjung Ringgit, Sejarah yang terbalut keindahan
Gili Nanggu, The Paradise Island
![]() |
| Gili Nanggu |
Salah satu keindahan tersebut saya dapatkan ketika sebuah perahu ketinting yang saya naiki berlabuh di sebuah pulau kecil, yang dalam bahasa setempat pulau-pulau yang terbentang di lepas pantai tersebut sering pula di sebut Gili. Pertama mendarat di pinggir pantai saya di suguhi oleh sebuah papan nama yang lumayan besar dan bertuliskan GILI NANGGU diantara rimbunan pohon waru yang rapi dan rindang, waktu juga sudah mulau beranjak sore .
Gili Tangkong, Keindahan di tengah kesunyian.
![]() |
| Welcome to Gili Tangkong |
Sunyi, begitu yang saya rasakan ketika pertama kali menginjak kan kaki di pulau ini. Hanya terlihat sepasang wisatawan manca negara yang sedang menikmati keelokan dari gili Tangkong ini ketika perahu ketingting yang saya tumpangi berlabuh di pulau ini, mungkin karena kurangnya publikasi serta sarana dan prasarana untuk menuju lokasi wisata ini menjadikan para wisatawan tidak mengenal keelokan dari gili Tangkong ini.
Gili Sudak, Rangkaian keindahan Lombok Barat
![]() |
| Gili Sudak |
Lombok Barat, Sekotong yang Indah
![]() |
| Sekotong, Pantai indah di Lombok Barat |
Setiap ketemu lanscape yang indah didepan mata saya selalu mengehentikan motor untuk sekedar menikmati keindahan yang membentang di depan indera penglihatan saya maupun untuk huunting foto singkat di pantai-pantai yang saya lewati.
HHP, Konser amal untuk anak-anak penderita Kanker
![]() |
| adek-adek penderita kanker dengan kakak-kaka Panitia dan artis pendukung konser amal |
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa"
Lirik lagu jangan menyerah nya D'masiv diatas seolah menyihir ruangan GoetheHaus menjadi hening dan khidmad, dan keluar dari mulut-mulut mungil adek-adek kami para penderita Kanker, saya pun tertegun di salah satu sudut ruangan dan sempat melirik para penonton yang datang di sekeliling saya pun meneteskan air mata haru, akan beban berat yang harus di pikul sahabat-sahabt kecil itu. tak terasa Mata mulai berair dan manarik nafas panjang lah yang bisa kulakukan saat itu..
Poto Tano, Gerbang yang menyibak keindahan Sumbawa
![]() |
| Sebuah Kapal sedang berlabuh di pelabuhan Pototano |
Poto Tano, pelabuhan ini terletak di desa Poto Tano kecamatan Poto Tano di kabupaten Sumbawa Barat, dan masiih masuk dalam wilayah propinsi Nusa Tenggara Barat, fungsi utama pelabuhan ini adalah sebagai pintu masuk ke wilayah pulau sumbawa dari arah barat (dari pulau Lombok). Dari pelabuhan kahyangan Lombok membutuhkan waktu sekitar 90-120 menit melewati selat Alas (selat yang memisahkan pulau lombok dan pulau Sumbawa), begitu kapal sudah mulai mendekati daratan Sumbawa hanyalah keindahan lah yang terlihat hampir disemua sudut pandang, bukit-bukit gersang dengan tanaman perdu terlihat berjajar indah, air laut yang jernih dengan pantai pasir putih nya juga seolah menyihir kita dengan pesona keindahannya, belum lagi pulau-pulau kecil yang dalam bahasa setempat di sebut gili mulai bermunculan dengan di hiasi langit biru serta awan berarak diatasnya seolah menyatu dalam bentang cakrawala yang indah.
Teluk Benete, SUmbawa Barat
![]() |
| kapal-kapal operasional PT. Newmont sedang berlabuh |
Angin laut yang dingin menerpa kepala saya yang sedikit pusing karena sudah hampir 36 jam tidak memejamkan mata demi perjalanan kali ini, dan ketika memasuki jalanan menuju sebuah dermaga umum pandangan saya tertuju pada lampu-lampu yang berjajar di pesisir barat teluk Benete tersebut, “itulah pelabuhan dan gudang PT. Newmont Nusa Tenggara” kata sahabat saya.
Barapan Kebo, Pesta ketika musim tanam tiba
![]() |
| sang Joki dengan gending kemenangan nya |
K E N A W A , Surga Kecil dari Sumbawa Barat
![]() |
| Kenawa yang memukau |
Dan benar adanya bagitu saya manginjakkan kaki untuk pertama kalinya di pulau tersebut yang hadir adalah rasa takjub akan kebesaran Tuhan dengan keindahan lukisan alam yang membentang hampir di semua sudut pandang indera penglihatan saya. Berdasarkan informasi dari laporan kajian ekosistem dasar laut pulau ini mempunyai luas 13,8 ha sedangkan garis pantai yang membentang sepanjang 1,73 km sementara itu hampir di seluruh pulau ini membentang padang rumput seluas 8 ha dan tingkat keanekaragaman mangrove sendiri mencapai 11 jenis.
Sekongkang, bak perawan yang belum terjamah
![]() |
| Pantai Lawar yang damai |
Dalam perjalanan dari Maluk ke Pantai ini terlebih dahul singgah ke sebuah pantai sepi dan tidak terlalu luas, Pantai Lawar namanya, pantai ini diapit oleh bukit di sisi kirinya sedangkan di sisi kanan nya terdapat tebing menjulang. Terlihat beberapa perahu nelayan di teluk kecil ini, dan menurut keterangan teman saya itu adalah perahu para pencari Lobster, terlihat di sisi kanan pantai bekas sebuah bangunan Villa yang sudah di tinggalkan pemiliknya sehingga terbengkalai dan mulai di tumbuhi semak disana-sini. Puas menikmati pantai Lawar ini perjalanan pun di lanjutkan ke pantai Rantung yang masih termasuk dalam wilayah kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.
Eksotisme pantai Maluk
![]() |
| Bersantai di pantai Maluk yang indah |
Pantai ini terletak di kawasan kecamatan Maluk, untuk mencapainya dari ibukota NTB mataram tidaklah susah, ada kendaraan umum yang malayani rute Mataram-Maluk dengan waktu tempuh sekitar 6jam perjalanan, dan diantara perjalanan itu harus menyeberang dengan kapal Fery selama 1.5 - 2 jam, yaitu dipelabuhan Kayangan (lombok) menuju pelabuhan Pototano (Sumbawa), sedangkan dari pelabuhan Pototano ke Maluk sendiri memakan waktu hamper 2 jam perjalan dengan jarak tempuh sekitar 60km, namun pemandangan yang dilewati sungguh indah sehingga tanpa terasa kita sudah sampai di kota kecamatan Maluk.
Jumat, 26 November 2010
Jalan-jalan ke Sumbawa Barat dan Lombok Barat
![]() |
| di Pulau Kenawa, Sumbawa Barat dengan latar belakang gunung Rinjani |
berangkat dari jakarta sendirian sampai di Mataran kak Rosita yang berasal dari Lampung sudah lebih dulu tiba dan tepat dini hari kami melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Kayangan untuk menyeberang dari pulau Lombok ke Pulau Sumbawa.
Karimunjawa, Pesona keindahan pulau yang tersamar
![]() |
| Dermaga karimunjawa |
Eksotisme Lampung, Pantai Marina
![]() |
| Awan berarak di atas pantai Marina |
Walaupun penat ini belum terbayarkan dengan tidur yang hanya sebentar malam tadi, pagi ini rencana harus tetap dijalankan, setelah menikmati pisang goreng panas dan teh panas serta Nasi goreng yang Lezat, 2 sahabat baru saya pun menghampiri ke rumah Sandy salah satu dari team BE yang saya tumpangi tidur semalam, tidak perlu menunggu lama saya pun berkemas dan segera berpamitan kepada Ibunya teman saya.
Menyusuri Keindahan Lampung, Mutun dan Pulau Tangkil
![]() |
| Pantai Mutun yang indah |
Begitulah sms yang terkirim ke Uni saya disaat kebimbangan mulai muncul tentang jadwal penerbangan murah yang akan membawa saya kembali ke Jakarta, menurut jadwal harunya pukul 17:30 saya sudah mendarat di Jakarta, untuk selanjutnya meneruskan rencana yang sudah kami susun beberapa hari belakangan ini, yakni hunting foto bersama sahabat-sahabat baru Pecinta Fotografi Lampung.
Alunan Indah Nyiur Kelapa Tidung
![]() |
| banyak yang bilang maldive nya Indonesia |
Tidung, destinasi tetirah baru di wilayah Jakarta
![]() | |
| Jembatan pulau Tidung |
Dan akhirnya hanya bertiga kami berangkat juga ke pulau tidung setelah sedikit khawatir salah satu dari teman saya membatalkan juga di detik-detik terakhir karena di telpon maupun di sms juga gak ada jawaban, akhirnya di detik-detik terakhir sebelum kapal berangkat muncullah dia di pelabuhan tempat kami akan menumpang ojek kapal ke pulau Tidung.
Pesona tersembunyi PAPUMA
![]() |
| Pesona sunrise di Papuma yang selalu di rindukan para Lanscaper |
Sensasi Camping di pulau Pombo
![]() |
| Lokasi kami mendirikan tenda |
Ambon, Kitorang Basudara
![]() |
| Patung pahlawan nasional Christina Marta |
Samalona, si kecil nan indah
![]() |
| samalona yang jernih |
Pulau samalona ini hanya sebuah pulau kecil yang hampir di kelilingi oleh pantai yang landai dan berpasir putih, hanya membutuhkan waktu sekutar 15 sampai 20menit untuk berjalan mengelilinginya, luas pulau ini tidak lebih dari 2.34 hektar. Pulau ini bisa ditempuh dari kota makasar tepatnya dermaga di depan Benteng Rotterdamm hanya membutuhkkan waktu sekitar 20-30 menit dengan menggunakan speedboat yang disewakan di dermaga tersebut, dengan maksimal penumpang sebanyak 12 orang speed boat ini biasa disewakan dengan harga berkisar antara 250-300ribu.
![]() |
| Perahunya seolah melayang karena jernihnya air laut disana |
Setelah perahu merapat ke pantai pulau kecil ini saya segera turun menjejak kan kaki di pulau yang menurut beberapa teman saya indah itu. Dan memang betul kata mereka, hampir di sekeliling pulau di dapati pantai pasir putih yang indah, gradasi warna air beningnya dari hijau tosca hingga biru gelap sungguh pemandangan yang menakjubkan, dalam hati berkata “nah ini dia yang kucari, pantai pulai kecil nan indah”. Segera menyiapkan kamera dan mulai berkaliling pulau.
![]() |
| selain penginapan bergaya tradisional banyak juga yang modern seperti ini |
Sudah mulai banyak penginapan disewakan di pulau ini, berupa rumah-rumah panggung dengan kisaran harga 200-300 ribu/malam. Sudah mulai ada beberapa rumah penduduk juga mendiami pulau ini, namun yang saya sayangkan adalah karena letaknya dekat dengan daratan sulawesi membuat pulau ini sedikit ramai jika kita berkunjung di waktu hari libur..
Pulau ini menyimpan misteri tentang 7 buah kapal yang karam peninggalan perang dunia ke-II, namun saya hanya sedikit sekali mendapatkan informasi tentang misteri ini, namun suatu saat saya akan menggali lebih dalam tentang misteri ini, semoga…
Sekali layar terkembang pantang biduk kembali ke pantai
![]() |
| salah satu peninggalan jaman kolonial |
Sembari pak Emir bercerita panjang lebar tentang Makasar saya lebih suka melempar pandangan keluar jendela mobil, melihat aktifitas penduduk di sepanjang jalan dan rumah-rumah adat Bugis yang ujung atapnya bersilang, sekilas mengingatkan saya pada tipe rumah-rumah melayu yang pernah saya temui di propinsi Riau.
Teluk Kiluan, Indah dan damai.
![]() |
| Rayuan Pulau Kelapa yang memanggil |
Udara pagi itu di pulau Kiluan yang dingin memaksa saya untuk tetap bersembunyi di bawah sleeping bag, rasanya malas sekali bangun dipagi itu, ingin rasanya melepas penat di tubuh ini lebih lama setelah sehari sebelumnya melakukan perjalanan yang lumayan menantang dan jauh dari Jakarta menuju pulau Kiluan ini. Namun bayangan Dolphin melompat-lompat di habitatnya memaksa saya harus keluar dari buaian sleeping bag pagi itu.
Lancang nya aku di pulau lancang
![]() |
| Menyusuri Pulau Lancang Kecil |
Kamis, 11 November 2010
Kami yang selalu rindu Pantai
![]() |
| Smileeeeee |
Rabu, 10 November 2010
Karamba, ombak besar dan indahnya lampu-lampu Tuhan
![]() |
| Pulau kelapa |
Melihat anak-anak kecil bermain riang di beningnya air laut pulau ini seolah saya lupa akan terik matahari yang menyengat siang itu, dan ketika melirik jam di pergelangan tangan saya waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 WIB, Namun ada satu yang menggelitik bathin saya siang itu, bagaimana mereka menamakan pulau ini dengan nama pulau Kelapa ya, sementara saya tidak melihat ada populasi pohon kelapa disini.
Langganan:
Entri (Atom)





























