Kamis, 23 Desember 2010

Secuil keElokan bumi Cendrawasih

-->
Keindahan Manokwari dari jendela pesawat
Petualangan kali ini sebenarnya tidaklah terencana sebelumnya, salah satu sahabat saya yang baru pulang dari daratan Papua berusaha mengompori saya untuk mengunjungi bumi cendrawasih itu, dan dia berhasil setelah beberapa foto dan video dia tunjukkan kepada saya, akhirnya sayapun berniat untuk mengunjungi salah satu pulau besar di ujung timur kepulauan Indonesia terebut, kebetulan bebarengan ada keperluan ke bandara Sentani.

Rabu, 15 Desember 2010

Belajar Travel Documentary

Sudah lama sebenernya timbul keinginan untuk membuat rekaman video selama kluyuran, namun sarana nya belum tersedia sehingga ide ini hanya mengendap saja di rak-rak otak saya, hingga akhirnya saya kluyuran di blognya sahabat saya menemukan ini http://hifatlobrain.blogspot.com/2010/11/first-travel-documentary.html saya pun tertantang untuk mengeluarkan sedikit demi sedikit ide di kepala botak saya dalam sebuah karya, berbekal kamera pocket pinjeman yang ada menu video nya saya mencoba merekam gambar bergerak di pulau ini, meski belum bisa di sebut ini sebuah karya, paling tidak saya sudah mencoba, ternyata belajar editing Video ribet juga he he, jadi harap maklum jika hasilnya masih seadanya. semoga suatu saat saya bisa membuat travel documentary seperti yang saya lihat di blog-blog para traveller asingyang berkunjung ke Indonesia.


Semoga bisa memberikan gambaran tentang pulau kecil di kepulauan seribu itu bagi siapapun yang hendak berkunjung. 
Silahkan klik untuk lihat karya kecil ini.


Senin, 13 Desember 2010

Pindang Patin Meranjat bu Ucha Palembang

Pindang Patin Meranjat ibu Ucha
Meskipun sudah dua kali mampir ke warung makan khas Palembang ini, saya selalu kangen dengan masakan khas dari Meranjat ini, Meranjat adalah nama daerah di wilayah propinsi Sumatera Selatan. yang menjadi ciri khas warung makan yang kalau tidak salah sudah berdiri sejak tahun 1989 ini adalah rasa kuahnya, ketika pertama kali diajak oleh sahabat saya ke warung ini untuk mencicipi masakan pindang, yang terbayang oleh benak saya adalah kuah coklat kecap yang saya tidak suka, karena meskipun orang jawa saya tidak begitu suka dengan masakan yang berbau-bau kecap, tapi ketika menyeruput sesendok kuah pindang patin di warung ini rasanya seperti merasuk ke semua sudut indera perasa lidah saya, rasa pedas yang bercampur asam seolah menghipnotis saya untuk segera menikmati semangkuk pindang patin yang lezat.