Selasa, 20 Maret 2012

Sumba, Perjalanan seru Waikabubak - Purukambera

Bukit Indah yang saya lihat di perjalanan menuju ke Waingapu
"din din din" bunyi klakson mobil terdengar berkali-kali, sementara saya masih asik menonton sebuah acara tv di dalam rumah. "itu kali mas travel nya" celetuk Ratih, dan benar di depan rumah yang sudah menaungi saya selama berada di Sumba Barat ini telah menunggu sebuah mobil dengan tulisan SINAR LOMBOK di badan mobilnya.

Senin, 19 Maret 2012

Sumba Tengah, Indahnya Karenggi Rowa bersama SAC

SAC di depan Polsek Katikutana

Poto by kang Burhan SAC
Pagi rasanya masih membeku, namun tidak di Basecamp SAC ini. Semua sudah sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Pagi ini saya akan ikut dalam kegiatan mereka. Menyelami keindahan sebuah air terjun di daerah Sumba Tengah, tepatnya air Terjun Karenggi Rowa di daerah Anakalang.

Kamis, 15 Maret 2012

Pantai Lailiang, berpadunya keindahan dan keheningan

-->
Pantai Lailiang yang Sepi dan damai
Hujan dipagi hari adalah godaan terbesar  bagi siapapun untuk beranjak dari tempat tidur. Rasanya masih enak bersembunyi di balik kantung tidur disaat hujan seperti ini. Sekilas melirik ke jendela rupanya rintik hujan masih jatuh membasahi kota Waikabubak.

Sumba Barat Daya yang begitu mempesona

Sunrise di Waikelo yang menggelora
"Kringgggggg" raungan alarm di ponsel saya pagi itu seolah hendak membangunkan siapa saja yang berada di dekatnya. Sedikit kaget dan dongkol saya rasakan. Tapi pada akhirnya saya bersyukur sudah di bangunkan oleh sang alarm ponsel sialan itu.

Menyibak tirai kamar hotel murah meriah itu saya dibuat terpesona dengan warna langitnya. Tanpa di komando untuk kedua kalinya pun saya akhirnya bergegas memaksa tas kamera saya untuk segera naik keatas gendongan saya. Melihat warna langit yang aduhai pagi itu rasanya sayang jika hanya dilewatkan dengan melanjutkan tidur.

Kamis, 08 Maret 2012

Sumba Barat Daya, Kesan pertama begitu Menggoda

Pantai Kita yang mempesona dan sepi
Setelah ada sedikit perdebatan tentang jam berangkat menuju Sumba barat daya, akhirnya sepakat  jam 09:00 kami mulai bertolak meninggalkan kota Wanokaka menuju Waitabula Sumba Barat Daya.

Setelah tadi malam mendapatkan pencerahan dari Mas Toto yang menjadi salah satu dedengkot dari Sumba Adventure Club, kami mulai menyusun  rencana penjelajahan di Sumba Barat Daya. Tujuan pertama yang akan saya tuju adalah Waikelosawah. Sebuah tempat yang tadinya saya kira adalah air terjun tapi ternyata hanyalah sebuah sumber mata air dari sungai bawah tanah di mulut goa. Di depan goa tersebut di bangunlah sebuah bendungan yang kata salah satu sahabat saya sudah ada sejak jaman Belanda dulu.

Sumba, Hupumada yang berkabung

Di kubur batu ini lah Jenazah baru saja di kuburkan
Pagi yang membingungkan, berada diantara pilihan sulit harus saya alami. Pergi ikut menyaksikan Pasola di Kodi atau ikut upacara penguburan Jenazah di kampung Hupumada Wanokaka. Akhirnya setelah berdiskusi sedikit dengan Putri selaku travel mate saya, kami lebih memilih ikut upacara penguburan.

Selasa, 06 Maret 2012

PASOLA, Penghormatan leluhur dibalik kisah romansa

-->
Pasola Lamboya
Matahari kembali keluar dari peraduannya ketika dingin masih memeluk hampir sebagian besar masyarakat Sumba. Hari ini perhelatan akbar akan di gelar di bumi Nusa Cendana ini. Sebuah ritual persembahan bagi leluhur mereka yang menganut Marapu atau sejenis animisme kuno yang menjadi falsafah dasar masyaarakat Sumba dalam berkehidupan.

Pagi yang dingin membuat saya sedikit enggan untuk keluar dari kantung tidur. Putri dan Ratih terlihat sudah siap untuk menyaksikan perhelatan akbar itu. Kami bertiga berangkat menuju lokasi perbukitan di daerah Lamboya yang menjadi lokasi di helatnya Pasola kali ini. "Mas aku duluan ya, dah di tungguin papa di wanokaka, nanti ketemu di pertigaan yang mau ke lamboya ya" begitu teriaknya dari balik helm dan sedikit bisingnya suara motor, karena memang kami sedang berkendara.

Senin, 05 Maret 2012

Sumba, Norak di jalan dan Eloknya Kampung Tarung

Indahnya view selama perjalanan yang membuat saya jadi Norak
Matahari rasanya sudah tinggi ketika saya mulai membuka mata terbangun dari tidur panjang. Lelap sekali rasanya tidur saya tadi malam. Mungkin kerena kelelahan yang saya alami membuat saya tidur laksana orang sedang pingsan saja.

Minggu, 04 Maret 2012

Sumba, Mencumbu Bumi Nusa Cendana.

Bukit-bukit yang menakjubkan
Bukit-bukit indah nan hijau seolah menyembul dari permukaan tanah beberapa saat ketika pesawat yang saya tumpangi hendak mendarat di Bandara  Umbu Mehang Kunda di kota Waingapu. saya begitu terkesima memandangnya dari balik jendela pesawat yang menerbangkan saya dari kota Kupang. Kesan gersang yang selama ini ada di benak saya tentang Sumba yang dulu dikenal dengan nama Nusa Cendana langsung sirna begitu bukit-bukit hijau itu terlihat indah dan adem di pandang mata.