Jumat, 28 September 2012

Beautiful Lampung (Trailer)

Solo Touring with my Automatic Motorbike (Vario) from Tangerang to Hidden Paradise in Lampung. 4Days 3Night, 386 Miles with Crazies Road.

Meet New Friends, Camping in Beautiful Island, Snorkling with amazing Underwater view,Tire explode, Chain Broken, My motorbike Lamp Shutdown.

This movie still Trailer, The Full Movie will Launch SOON.

Enjoy The movie.



Selasa, 11 September 2012

Lombok, Asiknya Motoran di Pantai Silong Belanak


Motoran di pasir Pantai
Kemolekan pantai-pantai di lombok tidak berhenti di pantai Mawie saja. Masih ada beberapa pantai lagi yang berada di seputaran pantai Kuta ini. Menempuh waktu sekitar 15 sampai 20 menit dari lokasi pantai Mawie kita akan menemukan lokasi pantai Silong belanak ini. Siang itu cuaca cukup terik. Terlihat beberapa penduduk lokal sedang bercengkrama di sebuah warung yang terletak di bawah sebuah pohon yang rindang.  Kelihatannya mereka sedang asik membicarakan sesuatu. Senyum paling indah pun saya tebarkan, sedikit berbasa basi akhirnya saya ikut terlibat dalam sebuah obrolan yang asik dengan mereka. Segelas es campur terhidang di depan mata. Rasanya sungguh luar biasa sekali. Cocok lah dinikmati di pinggir pantai pada saat panas terik seperti ini.

Senin, 10 September 2012

Lombok, Di kira Turis Jepang di pantai Mawie


Indahnya Mawie
Untuk menuju pantai ini kita akan melalui jalanan tanah dan sebuah desa kecil tidak jauh dari Kuta lombok. Terlihat sebuah gerbang di pinggir jalan, setelah meminta ijin dengan membayar uang masuk sebesar 5 ribu rupiah akhirnya saya di ijinkan melewati gerbang tersebut. Tidak mudah untuk sampai lokasi pantai ini. Saya harus melewati padang pengembalaan, tanjakan turunan tanah. Waktu yang saya tempuh dari jalan raya mungkin sekitar 20 menit sendiri.  

Pantainya terlihat sepi, hanya beberapa surfer asing saja yang berada disana. Seorang ibu-ibu dan seorang nenek yang merupakan penduduk lokal penjual minuman dan buah nanas segar baru kupas.  Rasanya pas sekali  di cuaca panas terik seperti itu makan buah nanas yang segar. Terjadi sedikit kesalah pahaman ketika saya membeli sebuah nanas dari nenek-nenek yang menjual nanas disana. setelah nanas saya ambil si nenek bilang "pev cosen", saya juga oon waktu itu gak sadar. Ternyata maksud si nenek itu adalah Five Thousand, setelah cerita jika saya orang indonesia si nenek ketawa, dipikirnya saya adalah  turis Jepang yang udah lama berjemur jadi legam.

Sabtu, 01 September 2012

Surga itu bernama Mawun

Pantai mawun ku
Pantai idaman saya ketika berkunjung ke daerah Lombok ini adalah Mawun. Sebuah hamparan pantai dengan pasir putih yang landai dan luas di sertai jernihnya air laut memukau indera penglihatan saya ketika pertama kali menjejekkan kaki di pantai ini. Duduk si hamparan pasir putih tepat di bawah pohon besar ini seolah saya sedang berada di sebuah resort mahal di maldives. Dan lebih membuat saya tertarik dengan pantai ini adalah masih sepi. Hanya terlihat seorang wisatawan asing sedang asik membaca buku sambil tiduran tidak jauh dari tempat saya duduk.

Karena berada pada sebuah teluk, Pantai Mawun ini sangat cocok untuk berenang dan beberapa olah raga air lainnya. Pertama kali melihat pantai ini adalah pada saat menyaksikan iklan dari salah satu produk rokok negri ini. Dari situ saya langsung kepincut akan keindahannya dan bersumpah dalam diri suatu saat nanti saya harus kesana, dan alhamdulillah terwujud.